Patung kepala dari permen karet bekas, kreatif atau jorok?
Douglas Coupland, seorang seniman dan novelis berkebangsaan Kanada membuat sebuah proyek seni yang tidak biasa.
Dilaporkan Oddity Central, ia membuat Gumhead, patung tiruan kepalanya yang berukuran raksasa. Patung itu terbuat dari fiberglass berwarna hitam.
Gumhead kemudian diletakkan di luar Vancouver Art Gallery di Howe Street agar semua orang bisa berkontribusi terhadap 'karya seni' ciptaannya itu. Siapa saja yang lewat galeri bebas menempelkan permen karet yang sudah mereka kunyah ke permukaannya.
Gumhead merupakan bagian dari eksibisi karya-karya seni Coupland yang bertajuk 'Everywhere is anywhere and anything is everything'. Dipajang sejak 1 September 2014 lalu, patung itu kini sudah dipenuhi permen karet bekas.
Photo by Mike Browne via Oddity Central
Saat cuaca panas, permen-permen karet tersebut meleleh hingga menjadikan permukaan patung lengket. Tak hanya itu, permen karet yang menempel di patung menimbulkan bau dan mengundang lebah berkerumun di sekitarnya.
Photo by Mike Browne via Oddity Central
Coupland mengaku bangga dengan penampilan akhir patung dirinya. Ia menyebut patung Gumhead 'jelek namun indah'. Sementara tentang lebah-lebah yang menjadikan patungnya rumah, Coupland menyebutnya sebagai bagian dari seni ekologis.
Photo by Mike Browne via Oddity Central
Jika Gumhead sudah tak dipajang di galeri, ia berencana meletakkannya di atap rumah.
sumber: http://www.merdeka.com/gaya/patung-kepala-dari-permen-karet-bekas-kreatif-atau-jorok.html
0 komentar: